Bayu yang terkumpul dalam samudera menitahkan cerita
Tiada yang mampu menebak ceritaNya
Ingin pergi ke Aceh ternyata Ia menghendaki singgah dulu ke Papua,
Yaa...
Rentang khatulistiwa menebarkan pesona
Alur yang mengabadikan warna
Dalam cerita, pernah disuguhi tawa serta gurau yang leboh merenyahkan bagian Skenario
Adalagi kecewa sebagai bumbu pelengkap
Beragam rasa yang dipadu untuk membangun istana neptunus
Dalam masa yang berlalu pernah kularungkAn jejak Neptunus itu
dan,
Sekian buih mengantar merapat kembali didekat Mercusuar
Entah fana atau nyata ,
Retinaku masih kabur tuk melihat
kartika climber
sejengkal dalam titian langkah ialah bagian dari serpihan mozaik kehidupan yang musti dirangkai dalam etalase iman.. ialah bagian dari pendakian tuk meretas horison kemenangan ALLOH GHOYATUNNA !
Sabtu, 16 Februari 2013
Sejauh mana jejak ini akan dicipta ?
Sejauh mana karya akan terus mengabadi ?
Ketika mimpi hanya bergerak sejengkal maka teramat merugi lantaran mimpi tak perlu bayar dAn hak semua orang
InsAn yang dirindui oleh pijar,
Bentangkah jaring mimpi itu sejauh mungkin
Tata dari sekarang hingga tiba asa itu terjengkal oleh batas masa.
Barangkali hari ini masih mampu menjangkau 1 shaf namun akan menjadi kebiasaan yang membiasakan tuk sll bergerak mengejar terang itu.
بِسْـــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِالرَّحِيْـــــــم
Insan sebagai pena, dan Alloh Sutradara sebenarnya yg menghapus ketidak sesuaian , dan menebalkan asa yg sejalan dengan AlurNya
Sobat,
Kita hidupkan ruh ini dengan segenap cita dan Cinta yh hanya untukNya, LILLAH
Sejauh mana karya akan terus mengabadi ?
Ketika mimpi hanya bergerak sejengkal maka teramat merugi lantaran mimpi tak perlu bayar dAn hak semua orang
InsAn yang dirindui oleh pijar,
Bentangkah jaring mimpi itu sejauh mungkin
Tata dari sekarang hingga tiba asa itu terjengkal oleh batas masa.
Barangkali hari ini masih mampu menjangkau 1 shaf namun akan menjadi kebiasaan yang membiasakan tuk sll bergerak mengejar terang itu.
بِسْـــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِالرَّحِيْـــــــم
Insan sebagai pena, dan Alloh Sutradara sebenarnya yg menghapus ketidak sesuaian , dan menebalkan asa yg sejalan dengan AlurNya
Sobat,
Kita hidupkan ruh ini dengan segenap cita dan Cinta yh hanya untukNya, LILLAH
Rabu, 27 Juli 2011
tak terpisahkan dari lembar Lauhul Mahfudz
salah besar disaat menganggap yang terjadi ialah kebetulan, bukan sesederhana itu..
perjalanan yang kita tempuh ialah skenario hidup yang telah dicipta oleh Sutradara Kehidupan yakni Alloh 'Izzati
jejak yang kita tinggalkan menjadi prasasti yang akan dibuka kembali diesok hari dan akan diminta pertanggungjawabannya,, mulut terbungkam dan anggota tubuh yang lain menjadi saksi ,,
tidak ada sensor lagi ketika Alloh memutar kembali film kehidupan yang kita lampaui,tak akan ada dusta yang tersembunyi !!!
asa yang masih dalam angan adalah ukiran manusia, sedangkan takdir hanya Alloh yang menentukan,
terseraah pdNya atas apa yang akan Ia kehendaki, namun Ia Yang Maha Penyayang sudah paham atas apa yang dibutuhkan oleh hambaNya, bukan sekedar apa yang kita inginkan lantaran Ia Maha Mengetahui takaran disetiap kisah hambaNya..
Alloh tidak tidur !!
keluh sakit yang dirasa meskipun hanya tertusuk jarum menjadi timbangan uji sebagai penggugur dosa jika sang Hamba ikhlas dan ridho,,
Illah yang telah mencukupi setiap celah nafas.....
Maka, nikmat Alloh mana lagikah yang kita dustakan ??
amat beruntung bagi setiap hamba yang senantiasa bersyukur :)
tetap semangat sahabat,, hari ini ialah anugerah yang Alloh hadiahkan untuk kita,
semoga esok Aloh masih mempertemukan kita dalam kebaikan, amin
Minggu, 17 Juli 2011
kesendirian mewariskan ketangguhan
tiba-tiba genangan bening kau seka disaat diri bertanya dengan siapa kini kau berdiri?
meski telah kau coba untuk menyembunyikan, namun wanita takkan setangguh dulu disaat topangan hidup telah lekang mendahului.
pijar mata menjadi bahasa kerinduanmuuntuk bisa lagi bersamanya kelak..(semoga)
percayalah wanita tangguh, ia pergi bukan untuk meningggalkan, namun untuk menanti diambang pintu Jannah..
mozaik yang belum sempurna kau rajut didunia semoga kelak mampu kau lanjutkan kembali, bahkan akan lebih indah lantaran bidadaripun menyaksikan jalinan indah itu.
melalui Munajahmu disepertiga malam, ia akan menjadi saksi bahwa teramat bahagia lantaran pernah mengkhitbahmu didunia..
umi,, bertahanlah dalam keistiqomahan..
semoga ia kini sampai suatu esok akan menantimu dalam bilik Surga
Jumat, 04 Februari 2011
kini telah tiba masa untuk mendaki kembali
tiba saatnya bagi kita untuk mendaki kembali
seberkas senja mengiringi jejak langkah tuk telusuri jingga
goresan makna akan terpatri dalam bias
jika dalam tapak tak tinggalkan nila
yang mengalir
semua akan terganti dengan nuansa indah
dari syair kemenangan
dan kini, kusiap mendaki kembali
seberapapun peluh
Selasa, 01 Februari 2011
mendamba senja
mendamba senja
dikala setiap orang sibuk dengan kefanaan,
anti menyibukkan dengan kebaikan
disaat semua lelah, anti senantiasa terjaga
wahai ukhti fillah,,
subhanallah atas mulianya akhlakmu
setiap abdi mendamba tuk mendapatkanmu
tak semua orang dengan mudah mampu menyentuhmu
dan tahukah wahai manusia
ialah wanita sholihah !!
suara serta pandangan yang senantiasa terjaga
tak ingin bergumul dengan yang tak halal
subhanalloh,
hanya sejenak lambungnya mendekat kasur, hanya sejenak lambungnya menyapa makanan
dan, ia selalu disibukkan dengan kebaikan
tak ingin masa hanya berlalu dan tak bermakna
tak ingin ia menapak tanpa Asa
dan yang menjadi tumpuan hanayalah
Ridho ALLOH SWT
tak ada yang lain,,
pandangan yang menunduk tuk menjaga dari duri yang belum halal
dan kini, dalam alir nadinya,,
tersimpan azzam para mujahiddah
ia yang inginkan diakhir perjumpaannya mampu
hadirkan senyum
ia yang inginkan bias Tasbih dalam akhir tuturnya
alkhwat fillah, semoga dalam diri kita, tersimpan azzam serta ghiroh
tuk menyongsong senja bersama Bidadari
amin
semangad berjuang wahai para calon mujahidah
semoga Ridho selalu mengiringi derap juang
Langganan:
Postingan (Atom)

