Minggu, 17 Juli 2011

kesendirian mewariskan ketangguhan

tiba-tiba genangan bening kau seka disaat diri bertanya dengan siapa kini kau berdiri?
meski telah kau coba untuk menyembunyikan, namun wanita takkan setangguh dulu disaat topangan hidup telah lekang mendahului.
pijar mata menjadi bahasa kerinduanmuuntuk bisa lagi bersamanya kelak..(semoga)
percayalah wanita tangguh, ia pergi bukan untuk meningggalkan, namun untuk menanti diambang pintu Jannah..
mozaik yang belum sempurna kau rajut didunia semoga kelak mampu kau lanjutkan kembali, bahkan akan lebih indah lantaran bidadaripun menyaksikan jalinan indah itu.

melalui Munajahmu disepertiga malam, ia akan menjadi saksi bahwa teramat bahagia lantaran pernah mengkhitbahmu didunia..
umi,, bertahanlah dalam keistiqomahan..
semoga ia kini sampai suatu esok akan menantimu dalam bilik Surga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar